Demi meraih beasiswa, Nariyuki terpaksa menerima pekerjaan sebagai tutor bagi tiga gadis yang dikenal sulit diajar. Tantangannya tidak main-main: ia harus membuat pecinta seni mulai akrab dengan matematika, mengarahkan jenius sastra agar berani menekuni sains, dan membantu atlet berbakat agar setidaknya bisa lulus. Di tengah jadwal belajar yang kacau dan tingkah mereka yang tak terduga, Nariyuki berusaha menemukan cara terbaik untuk membuat masing-masing dari mereka berkembang, sambil menghadapi dinamika yang makin rumit dari hari ke hari.