Akademi Swasta Hachimitsu dulu dikenal sebagai asrama putri bergengsi di pinggiran Tokyo. Namun, tahun ajaran baru membawa perubahan besar: untuk pertama kalinya, sekolah itu membuka pintu bagi siswa laki laki. Di hari pertamanya, Kiyoshi Fujino terkejut mendapati dirinya hanya salah satu dari lima murid laki laki di antara ribuan siswi. Dengan jumlah yang timpang dan suasana sekolah yang penuh aturan tak terduga, lima “pendatang” ini segera menyadari bahwa hidup di Hachimitsu bisa terasa seperti surga, atau justru neraka.
Beralih antara desain awal dan desain baru kami. Kamu bisa kembali kapan saja.