Setelah insiden buruk dengan seorang bangsawan, Myne akhirnya mengambil keputusan paling berat: berpisah dari keluarga dan teman-temannya di kota bawah. Ia mengganti nama menjadi Rozemyne dan memulai hidup baru sebagai putri angkat adipati agung Ehrenfest. Namun, kehidupan di masyarakat bangsawan jauh dari kata ramah. Di tengah latihan etika dan sihir yang keras, ia juga harus menjalankan tugas sebagai Uskup Agung dan pemimpin di kuil, beban yang seharusnya mustahil ditanggung gadis rapuh berusia tujuh tahun. Untungnya, sebuah “hadiah” dari Imam Agung memberinya harapan yang tak tergantikan: akses ke ruang buku kuil. Bagi Rozemyne, itu berarti kesempatan untuk membaca buku-buku berharga sepuasnya. Nama boleh berubah, tetapi cintanya pada buku tetap menyala, mendorongnya menerjang dunia baru yang semakin luas, seiring industri percetakan yang terus berkembang dan ambisinya yang kian besar.
Beralih antara desain awal dan desain baru kami. Kamu bisa kembali kapan saja.